Kamis, 02 Mei 2013

GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGAN


  1. Infertilitas
  2. Seksual Transmitted Deseases (STD)/Infeksi Menular Seksual (PMS)
  3. Gangguan haid
  4. Pelvic Inflamatory Deseases (PID)
  5. Unwanted pregnancy dan aborsi


Infertilitas
      DEFINISI :

Infertilitas  adalah kegagalan dari pasangan suami-istri untuk mengalami kehamilan setelah melakukan hubungan seksual, tanpa kontrasepsi, selama satu tahun (Sarwono,497).
Infertilitas (kamandulan) adalah ketidakmampuan atau penurunan kemampuan menghasilkan keturunan (Elizbeth, 639).
Ketidaksuburan (infertil) adalah suatu kondisi dimana pasangan suami istri belum mampu memiliki anak walaupun  telah melakukan hubungan seksual sebanyak 2 – 3 kali seminggu dalam kurun waktu 1 tahun dengan tanpa menggunakan alat kontrasepsi jenis apapun (Djuwantono,2008, hal: 1).

Secara medis infertile dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

Infertile primer
Berarti pasangan suami istri belum mampu dan belum pernah memiliki anak setelah satu tahun berhubungan seksual sebanyak 2 – 3 kali perminggu tanpa menggunakan alat kontrasepsi dalam bentuk apapun.

Infertile sekunder
Berarti pasangan suami istri telah atau pernah memiliki anak sebelumnya tetapi saat ini belum mampu memiliki anak lagi setelah satu tahun berhubungan seksual sebanyak 2 – 3 kali perminggu tanpa menggunakan alat atau metode kontrasepsi jenis apapun.

Penyebab infertilitas :
a.    Suami memiliki system dan fungsi reproduksi yang sehat sehingga mampu menghasilkan dan menyalurkan sel kelamin pria (spermatozoa) kedalam organ reproduksi istri
b.    Istri memiliki system dan fungsi reproduksi yang sehat sehingga mampu menghasilkan sel kelamin wanita (sel telur atau ovarium).
(Djuwantono,2008,2)
Infertilitas tidak semata-mata terjadi kelainan pada wanita saja. Hasil penelitian membuktikan bahwa suami menyumbang 25-40% dari angka kejadian infertil, istri 40-55%, keduanya 10%, dan idiopatik 10%. Hal ini dapat menghapus anggapan bahwa infertilitas terjadi murni karena kesalahan dari pihak wanita/istri.


Berbagai gangguan yang memicu terjadinya infertilitas antara lain :

a.       Pada wanita

·         Gangguan organ reproduksi
1.      Infeksi vagina sehingga meningkatkan keasaman vagina akan membunuh sperma dan pengkerutan vagina yang akan menghambat transportasi sperma ke vagina.
2.      Kelainan pada serviks akibat defesiensi hormon esterogen yang mengganggu pengeluaran mukus serviks. Apabila mukus sedikit di serviks, perjalanan sperma ke dalam rahim terganggu. Selain itu, bekas operasi pada serviks yang menyisakan jaringan parut juga dapat menutup serviks sehingga sperma tidak dapat masuk ke rahim
3.      Kelainan pada uterus, misalnya diakibatkan oleh malformasi uterus yang mengganggu pertumbuhan fetus, mioma uteri dan adhesi uterus yang menyebabkan terjadinya gangguan suplai darah untuk perkembangan fetus dan akhirnya terjadi abortus berulang.
4.      Kelainan tuba falopii akibat infeksi yang mengakibatkan adhesi tuba falopii dan terjadi obstruksi sehingga ovum dan sperma tidak dapat bertemu.



·         Gangguan ovulasi
Gangguan ovulasi ini dapat terjadi karena ketidakseimbangan hormonal seperti adanya hambatan pada sekresi hormone FSH dan LH yang memiliki pengaruh besar terhadap ovulasi. Hambatan ini dapat terjadi karena adanya tumor cranial, stress, dan pengguna obat-obatan yang menyebabkan terjadinya disfungsi hiotalamus dan hipofise. Bila terjadi gangguan sekresi kedua hormone ini. Maka folikel mengalami hambatan untuk matang dan berakhir pada gangguan ovulasi.
·         Kegagalan implantasi
Wanita dengan kadar progesteron yang rendah mengalami kegagalan dalam mempersiapkan endometrium untuk nidasi. Setelah terjadi pembuahan, proses nidasi pada endometrium tidak berlangsung baik. Akibatnya fetus tidak dapat berkembang dan terjadilah abortus.
·         Endometriosis
·         Faktor immunologis
Apabila embrio memiliki antigen yang berbeda dari ibu, maka tubuh ibu memberikan reaksi sebagai respon terhadap benda asing. Reaksi ini dapat menyebabkan abortus spontan pada wanita hamil.
·         Lingkungan
Paparan radiasi dalam dosis tinggi, asap rokok, gas ananstesi, zat kimia, dan pestisida dapat menyebabkan toxic pada seluruh bagian tubuh termasuk organ reproduksi yang akan mempengaruhi kesuburan.

b.      Pria
Ada beberapa kelainan umum yang dapat menyebabkan infertilitas pada pria yaitu:
·         Abnormalitas sperma; morfologi, motilitas
·         Abnormalitas ejakulasi; ejakulasi rerograde, hipospadia
·         Abnormalitas ereksi
·         Abnormalitas cairan semen; perubahan pH dan perubahan komposisi kimiawi
·         Infeksi pada saluran genital yang meninggalkan jaringan parut sehingga terjadi penyempitan pada obstruksi pada saluran genital
·         Lingkungan; Radiasi, obat-obatan anti kanker.


3.    FAKTOR-FAKTOR INFERTILITAS YANG SERING DITEMUKAN

Faktor-faktor yang mempengaruhi infertilitas pasangan sangat tergantung pada keadaan local, populasi dan diinvestigasi dan prosedur rujukan.
a.       Faktor koitus pria
Riwayat dari pasangan pria harus mencakup setiap kehamilan yang sebenarnya, setiap riwayat infeksi saluran genital, misalnya prostates, pembedahan atau cidera pada genital pria atau daerah inguinal, dan setiap paparan terhadap timbel, cadmium,radiasi atau obat kematerapeutik. Kelebihan konsumsi alcohol atau rokok atau paparan yang luar biasa terhadap panas lingkungan harus dicari.
b.      Faktor ovulasi
Sebagian besar wanita dengan haid teratur (setiap 22 – 35hari) mengalami ovulasi, terutama kalau mereka mengalami miolimina prahaid (misalnya perubahan payudara, kembung, dan perubahan suasana hati).
c.       Faktor serviks
Selama beberapa hari sebelum ovulasi, serviks menghasilkan lender encer yang banyak yang bereksudasi keluar dari serviks untuk berkontak dengan ejakulat semen. Untuk menilai kualitasnya, pasien harus diperiksa selama fase menjelang pra ovulasi (hari ke-12 sampai 14 dari siklus 28 hari).
d.      Faktor tuba-rahim
Penyumbatan tuba dapat terjadi pada tiga lokasi: akhir fimbriae, pertengahan segmen, atau pada istmus kornu. Penyumbatan fimbriae sajauh ini adalah yang banyak ditemukan. Salpingitis yang sebelumnya dan penggunaan spiral adalah penyebab yang lazim, meskipun sekitar separohnya tidak berkaitan dengan riwayat semacam itu. Penyumbatan pertengahan segmen hamper selalu diakibatkan oleh sterilisasi tuba. Penyumbatan semacam itu, bila tak ada riwayat ini, menunjukan tuberculosis. Penyumbatan istmus kornu dapat bersifat bawaan atau akibat endometriosis, adenomiosis tuba atau infeksi sebelumnya. Pada 90% kasus, penyumbatan terletak pada istmus dekat tanduk (kornu) atau dapat melibatkan bagian dangkal dari lumen tuba didalam dinding organ.
e.       Faktor peritoneum
Laparoskopi dapat menengali patologi yang tak disangka-sangka sebelumnya pada 30 sampai 50% wanita dengan infertilitas yang tak dapat diterangkan. Endometriosis adalah penemuan yang paling lazim. Perlekatan perianeksa dapat ditemukan, yang dapat menjauhkan fimbriae dari permukaan ovarium atau menjebak oosit yang dilepaskan.
(Cristina, 600-607)

4.    PENATALAKSANAAN INFERTILITAS

A.    Wanita
·         Pengetahuan tentang siklus menstruasi, gejala lendir serviks puncak dan waktu yang tepat untuk coital
·         Pemberian terapi obat, seperti
1.    Stimulant ovulasi, baik untuk gangguan yang disebabkan oleh supresi hipotalamus, peningkatan kadar prolaktin, pemberian tsh .
2.    Terapi penggantian hormon
3.    Glukokortikoid jika terdapat hiperplasi adrenal
4.    Penggunaan antibiotika yang sesuai untuk pencegahan dan penatalaksanaan infeksi dini yang adekuat
·         GIFT ( gemete intrafallopian transfer )
·         Laparatomi dan bedah mikro untuk memperbaiki tuba yang rusak secara luas
·         Bedah plastic misalnya penyatuan uterus bikonuate,
·         Pengangkatan tumor atau fibroid
·         Eliminasi vaginitis atau servisitis dengan antibiotika atau kemoterapi
B.    Pria
o   Penekanan produksi sperma untuk mengurangi jumlah antibodi autoimun, diharapkan kualitas sperma meningkat
o   Agen antimikroba
o   Testosterone Enantat dan Testosteron Spionat untuk stimulasi kejantanan
o   HCG secara i.m memperbaiki hipoganadisme
o   FSH dan HCG untuk menyelesaikan spermatogenesis
o   Bromokriptin, digunakan untuk mengobati tumor hipofisis atau hipotalamus
o   Klomifen dapat diberikan untuk mengatasi subfertilitas idiopatik
o   Perbaikan varikokel menghasilkan perbaikan kualitas sperma
o   Perubahan gaya hidup yang sederhana dan yang terkoreksi. Seperti, perbaikan nutrisi, tidak membiasakan penggunaan celana yang panas dan ketat
o   Perhatikan penggunaan lubrikans saat coital, jangan yang mengandung spermatisida.

5.    PENCEGAHAN INFERTILITAS
a.       Berbagai macam infeksi diketahui menyebabkan infertilitas terutama infeksi prostate, buah zakar, maupun saluran sperma. Karena itu, setiap infeksi didaerah tersebut harus ditangani serius (Steven RB,1985).
b.      Beberapa zat dapat meracuni sperma. Banyak penelitihan menunjukan pengaruh buruk rokok terhadap jumlah dan kualitas sperma (Steven RB,1985).
c.       Alcohol dalam jumlah banyak dihubungkan dengan rendahnya kadar hormone testosterone yang tentunya akan menganggu pertumbuhan sperma (Steven RB,1985).
d.      Berperilaku sehat (Dewhurst,1997).

PENYAKIT MENULAR SEKSUAL / SEXUAL TRANSMITED DISEASE’s
Penyakit menular seksual adalah penyakit yang ditularkan melalui perilaku seksual, seperti hubungan seksual, oral sex, dan anal sex.

Penyebab dari penyakit menular seksual ada bermacam-macam yaitu : bakteri(contoh:sifilis, gonorrhea, Chlamydia), jamur (contoh :candidiasis), virus (contoh : HIV, herpes), dan parasit (contoh : scabies).
Beberapa penyakit Menular seksual yang sering adalah :
1.      HIV/AIDS
AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah kumpulan gejala-gejala penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang ditandai dengan gejala menurunnya sistem kekebalan tubuh. Penderita AIDS mudah diserang infeksi oportunistik (infeksi yang disebabkan oleh kuman yang pada keadaan sistem kekebalan tubuh normal tidak terjadi) dan kanker dan biasanya berakhir dengan kematian.
HIV adalah sesorang yang telah terinfeksi viru HIV tetapi belum menunjukkan gejala-gejala klinis, masih tampak sehat dan seperti orang normal.










2.      GONORE
Gonore atau Gonorrhea (bahasa Inggris) atau kencing nanah adalah penyakit kelamin disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorhoeae, yang dapat menyerang pria maupun wanita. Penyakit ini sangat menular terutama melalui hubungan seksual dengan bergonta-ganti pasangan. Penyakit ini menyerang atau menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan (melalui oral seksual), dan bagian putih mata (konjungtiva), jika terkena mengenai mata. Pada wanita gejalanya adalah terasa nyeri sewaktu bak (buang air kecil) atau disebut drysurria, mengeluarkan cairan yang berlebihan dari vagina (vaginal discharge), demam. Infeksi dapat menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra, dan rektum serta menyebabkan nyeri pinggul yang dalam ketika berhubungan seksual. Jika tidak segera diobati akan menyebabkan kemandulan. Pada pria gejalanya berawal sebagai rasa tidak enak pada uretra dan beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih serta keluarnya nanah dari penis (menurut wikipedia). Penyakit ini mengintai orang-orang yang melakukan nikah kontrak dengan bergonta-ganti pasangan sexual. Meskipun penyakit yang sangat mengerikan dan menular ini dapat diobati, pencegahan adalah langkah terbaik sebelum tertular. Pencegahan yang paling utama adalah tidak melakukan aktivitas sexual dengan bergonta-ganti pasangan
Herpes kelamin atau herpes genitalis adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV), penyakit ini sangat menular dan mengifeksi daerah kelamin. Gejala dari herpes disebut wabah. Dan biasanya muncul luka (bisul) di dekat daerah di mana virus telah memasuki tubuh. Mereka berubah menjadi lepuh, menjadi gatal dan menyakitkan, dan kemudian sembuh dan kemudian muncul kembali jika ada faktor pemicunya. Kadang-kadang orang tidak tahu bahwa mereka memiliki herpes karena mereka tidak menunjukkan gejala atau gejala sangat ringan. Penyakit ini dapat diobati tetapi tidak dapat disembuhkan dan akan tetap akan bermukim didalam tubuh. Tetapi obat dapat membantu tubuh melawan virus dalam tubuh, dapat membantu mengurangi gejala, menurunkan wabah, dan menurunkan resiko penularan virus kepada orang lain. Herpes genitalis umumnya menyerang dan menyebabkan luka pada daerah genital Anda atau dubur, bokong, dan paha yang dapatkan dari berhubungan seks, bahkan seks oral yang terinfeksi virus ini. Virus dapat menyebar meskipun tidak ada luka/bisul. Bayi baru lahir juga dapat terinfeksi virus ini jika sang ibu mengidap penyakit yang mengerikan ini. Wanita kerap kali tidak sadar bahwa ia menderita herpes karena lecet terjadi di dalam vagina.
4. INFEKSI JAMUR atau Candidiasis
Genital/vulvovaginal candidiasis (VVC) atau disebut juga infeksi jamur, adalah salah satu penyakit kelamin yang disebabkan oleh jamur. Wanita dewasa lebih rentan terserang infeksi jamur, jika pertumbuhan jamur melebihi batas normal. Candida (jamur) selalu hadir dalam dan pada tubuh dalam jumlah kecil. Namun, ketika ketidakseimbangan terjadi, seperti ketika perubahan tingkat keasaman normal vagina atau ketika perubahan keseimbangan hormon, Candida dapat berkembang biak. Gejalanya pada wanita dapat berupa gatal pada kelamin, perasaan terbakar, keputihan. Jika pada pria biasanya ruam gatal pada penis. Gejala-gejala VVC serupa dengan banyak infeksi kelamin lainnya, sehingga sangat penting untuk memeriksakan diri ke dokter jika memiliki gejala-gejala tersebut. Infeksi jamur pada kelamin dapat disembuhkan dengan krim anti jamur. Langkah-langkah ini dapat membantu mencegah infeksi jamur vagina:
- Mengenakan pakaian dalam dari katun
- Menghindari ketat pakaian yang terbuat dari serat sintetis, seperti nilon
- Gunakan kertas toilet putih nonparfum
- Menjaga kebersihan area genital
- Gunakan handuk (bukan hair dryer) untuk mengeringkan daerah genital
- Melepaskan pakaian renang yang basah sesegera mungkin setelah berenang
- Menggunakan pembalut yang bebas parfum
5. SIFILIS
Sifilis atau syphilis adalah menyakit kelamin yang mengerikan berikutnya. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri spiroseta, Treponema pallidum. Menginfeksi daerah kelamin, bibir, mulut, atau anus baik pria maupun wanita. Sifilis adalah penyakit seksual yang sangat menular dari aktivitas kontak seksual dengan seseorang yang terinfeksi sifilis, pada proses kehamilan dari ibu ke banyinya, perilaku menyimpang (homoseksual), bergonta-ganti pasangan seksual dan orang yang terinfeksi HIV. Gejala atau tanda-tanda sifilis luka kecil, bulat, sakit, pada kelamin, anus atau mulut dan menyebabkan ruam pada tubuh, terutama pada telapak tangan atau telapak kaki. Kadang-kadang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening di dekatnya. Banyak orang tidak menyadari gejalanya selama bertahun-tahun, karena gejala ini bisa datang dan pergi. Dalam tahap/stadium yang parah sifilis dapat menyebabkan kerusakan otak, saraf, mata, jantung, pembuluh darah, hati, tulang dan sendi. Jika tidak ditangani dengan serius sifilis dapat menyebabkan kelumpuhan, mati rasa, kebutaan, cacat lahir atau keguguran dan yang paling ekstrim dapat menyebabkan kematian.
6. KLAMIDIA
Klamidia atau chlamydia (bahasa Inggris) adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri, yang disebut bacteria Chlamydia trachomatis. Penyakit ini menginfeksi pria maupun wanita melalui hubungan seksual yang terinfeksi bakteri tersebut. Penyakit ini memiliki gejala yang ringan, bahkan tidak disadari oleh si penderitanya, komplikasi yang serius dapat menyebabkan kerusakan permanen dan infertilitas. Gejala dari klamidia adalah keputihan yang abnormal, terasa nyeri seperti terbakar ketika berkemih, mungkin terasa nyeri perut bagian bawah, nyeri punggung bawah, mual, demam, sakit ketika berhubungan seksual dan lain sebagainya. Jika pada pria gejalanya adalah cairan yang berlebihan pada penis, perasaan terbakar dan gatal pada sekitar pembukaan penis. Cara terbaik agar terhindar dari bakteri Chlamydia adalah menjauhkan diri dari kontak seksual yang terinfeksi bakteri tersebut, menjalankan hubungan yang sehat dengan pasangan (suami/istri) yang tidak terinfeksi, serta menjauhkan diri dari pergaulan yang mengarah kepada seks bebas
7. KUTU KELAMIN DAN KUDIS

Penyakit kelamin menular selanjutnya adalah kutu kelamin dan kudis yang disebabkan oleh adanya parasit yang hidup di organ genital kita. Kutu kelamin adalah parasit yang hidup di rambut kemaluan, ukurannya sangat kecil (lebih kecil atau sama dengan 1/8 inch), berwana kelabu kecoklatan, menetap pada rambut kemaluan, tetapi mereka kadang-kadang dapat ditemukan pada rambut tubuh lainnya, seperti rambut di kaki, ketiak, kumis, jenggot, alis, atau bulu mata. Kutu kemaluan yang ditemukan di alis atau bulu mata anak-anak mungkin merupakan tanda paparan seksual atau pelecehan. Kutu ditemukan di kepala  umumnya kutu kepala, bukan kutu kemaluan. Dapat disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kelamin. Pencegahan dengan menjaga kebersihan area genital, tidak melakukan seks bebas adalah langkah yang tepat agar terhindar dari kutu kelamin. Sedangkan kudis (scabies) adalah sejenis tungau yang bersembunyi ke dalam kulit di daerah kelamin, tangan, jari-jari dan rambut dada. Penyakit ini umumnya Anda diperoleh dari kontak seksual atau kontak fisik dengan orang lain yang terdapat kutu atau kudis di kelaminnya. Kutu kelamin dan kudis juga bisa berada di tempat tidur, pakaian, kursi toilet dan handuk yang terinfeksi. Selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta menerapkan gaya hidup higienis adalah satu cara agar terhindar dari kutu kelamin dan kudis (scabies).


8. BISUL PADA ALAT KELAMIN

Disebabkan oleh virus (Virus Human Papilloma atau HPV) dapat muncul berupa satu atau banyak bisul atau benjolan antara sebulan sampai setahun setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit kelamin tersebut. Pada umumnya tidak dapat terlihat pada wanita karena terletak di dalam vagina, atau pada pria karena terlalu kecil. Bisul pada kelamin dapat berakibat serius pada wanita karena dapat menyebabkan kanker cervix. Bisul pada kelamin ini dapat disembuhkan, wanita harus menjalankan pap smear setiap kali berganti pasangan intim.

9. TRIKOMONIASIS
Trikomoniasis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit protozoa yang disebut Trichomonas vaginalis. Seperti penyakit menular seksual lainnya, trikomoniasis juga menyerang area genital. Jika pada laki-laki parasit ini menginfeksi area uretra dan pada wanita vagina adalah tempat yang umum terinfeksi parasit ini. Pada wanita penyakit ini menunjukkan gejala keputihan yang tidak biasa, jika ini tidak segera ditangani maka trikomoniasis dapat meningkatkan resiko tertular HIV. Dan pada wanita hamil dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah. Trikomoniasis dapat disembuhkan dengan pengobatan resep dokter. Orang yang sedang dalam pengobatan trikomoniasis tidak diperbolehkan melakukan aktivitas seksual hingga perawatan selesai. Menjalani pola hidup yang sehat, menjaga kebersihan area vital, tidak melakukan seks bebas, adalah pencegahan terbaik daripada mengobati. Karena bukan tidak mungkin orang yang telah sembuh dari trikomoniasis dapat terserang penyakit ini lagi atau dengan kata lain orang masih bisa rentan terhadap infeksi ulang.
10. Pelvic Inflamatory Disease (PID)
Pelvic Inflammatory Disease (PID) atau dalam bahasa Indonesia-nya adalah penyakit radang panggul yaitu istilah untuk radang rahim, saluran tuba atau ovarium yang berkembang menjadi luka parut dengan perlengketan jaringan atau organ didekatnya. PID dapat disebabkan oleh virus, jamur dan parasit, namun kasus yang paling banyak ditemui adalah disebabkan oleh infeksi bakteri. PID hanya menyerang pada kaum wanita, dan dapat menyebabkan kemandulan. Gejala yang umum terjadi adalah keputihan, rasa nyeri saat BAK, nyeri perut atau panggul, sakit saat hubungan seksual atau pendarahan pada siklus menstruasi. Penyakit ini dapat disembuhkan dengan antibiotik. Segera periksa ke dokter jika anda menemukan gejala itu. Pengobatan yang tepat dapat mencegah terjadinya komplikasi termasuk kerusakan permanen pada organ reproduksi wanita.

Selanjutnya anda jawab beberapa pertanyaan dibawah ini di kolom komentar :
1. Menurut saudara apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah PMS ?
2. Apa yang akan anda lakukan untuk membantu masyarakat mengenali penyakit menular seksual tersebut ?











49 komentar:

Heni Yuliana Sari mengatakan...

Mencegah PMS :
1. Bersikap setia dengan pasangan
2. Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik)
3. Menjaga kesehatan organ intim

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual untuk itu mereka harus mengerti akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual.
2. Memberitahu bagaimana cara-cara dalam pencegahan penyakit menular seksual.
3. Memberitahukan akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia.
5. Memberikan kesadaran apa akibat bila berganti-ganti pasangan.
6. Memberikan kesadaran apa akibat bila tidak bisa menjaga kebersihan organ intim.

jeffri herlangga mengatakan...

mencegah PMS tentunya dengan cara memberi pemahaman kepada pria tidak hanya wanita.selain itu dengan melacak sumber penularan nya ,kemudian dengan mempersempit peredaran PSK dengan cara membuka lapangan kerja bagi para PSK sehingga mereka meninggalkan profesi nya tersebut.
memberikan penyuluhan dan edukasi bagi masyarakat tentang apa itu PMS dan bahaya serta sebab nya....

nirmala mala mengatakan...

cara mencegah pms
1.setia pada 1 pasangan
2.memakai kondom jika berhub lebih dari 1 psangan
3.Tidak Melakukan Hubungan Seks Sebelum Menikah
4.Sebelum Menikah Sama-Sama Cek Kesehatan

untuk membantu masyarakat mengenali PMS
1.sarankan setia pada suami/istrinya (setia pada 1 pasangan)
2.sarankan bila melakukan hub sek bergonta ganti pasangan menggunakan kondom
3.sarankan untuk selalu menjaga organ intim

Hanif fkm mengatakan...

dalam mencegah PMS dengan cara memberi pemahaman kepada pria tidak hanya wanita.kemudian dengan mempersempit peredaran PSK dengan cara membuka lapangan kerja bagi para PSK sehingga mereka meninggalkan profesi nya tersebut.

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual untuk itu mereka harus mengerti akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual.
2. Memberitahu bagaimana cara-cara dalam pencegahan penyakit menular seksual.
3. Memberitahukan akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia.

Joni Nasbar mengatakan...

cara mencegah pms
1.setia pada 1 pasangan
2.memakai kondom jika berhub lebih dari 1 psangan
3.Tidak Melakukan Hubungan Seks Sebelum Menikah
4.Sebelum Menikah Sama-Sama Cek Kesehatan

untuk membantu masyarakat mengenali PMS
1.sarankan setia pada suami/istrinya (setia pada 1 pasangan)
2.sarankan bila melakukan hub sek bergonta ganti pasangan menggunakan kondom
3.sarankan untuk selalu menjaga organ intim

Hudri Krui mengatakan...

Beberapa cara yang bisa dilakukan dalam rangka pencegahan penyakit menular seksual adalah:
1. Bersikap setia dengan pasangan
Katanya, yang menjadi penyebab dari penyakit menular seksual adalah karena berganti-ganti pasangan.
Berganti-ganti pasangan merupakan salah satu tren yang saat ini sudah mewabah masyarakat kota besar. Banyak yang berpendapat bahwa semakin sering berganti-ganti pasangan maka kualitas seseorang dalam berhubungan dengan lawan jenis akan semakin modern orang tersebut.
Pemikiran-pemikiran seperti itulah yang mendorong seseorang untuk terjun pada dunia hitam bernama pergaulan bebas.
pencegahan penyakit menular seksual adalah dengan menghindari pergaulan bebas dan bersikap setia dengan pasangan, terlebih pasangan halal. Ingatlah akan dampak yang akan diterima ketika keinginan untuk melakukan penyimpangan tersebut ada.
dengan cara bersikap setia pada pasangan merupakan salah satu antisipasi agar banyak orang yang terhindar dari PMS. Apa susahnya bersikap setia dengan pasangan? terlebih bila hal tersebut bermanfaat bagi kita semua. Benar bukan?
2. Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik)
Pencegahan penyakit menular seksual yang berikutnya adalah dengan cara memastikan jarum suntik yang kita pakai steril dan tidak pernah dipakai oleh orang yang mengidap PMS. Selain tertular lewat hubungan seksual, PMS juga ditularkan melalui jarum suntik yang habis dipakai oleh pengidap PMS.
Bagaimana cara memastikan bahwa jarum suntik yang kita pakai di rumah sakit tersebut steril?
Sebagai pasien, kita berhak bertanya kepada dokter apakah jarum suntik yang dipakai steril. Jangan segan-segan untuk meminta jarum suntik yang steril karena hal tersebut adalah hak kita sebagai pasien.
3. Menjaga kesehatan organ intim
Pencegahan penyakit menular seksual berikutnya adalah berusaha untuk tetap membersihkan organ intim dan menjaga kesehatannya. Kadang-kadang kita mungkin sering sembrono dengan membiarkan begitu saja atau dibersihkan ala kadarnya atas organ intim kita. Padahal tentunya organ intim membutuhkan penanganan dan perawatan khusus.
Ada ungkapan yang menyatakan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Itu sebabnya pencegahan penyakit menular seksual merupakan langkah yang paling tepat daripada mengobati. Pencegahan artinya waspada sedangkan mengobati berarti memperbaiki sesuatu yang sudah rusak.


Pencegahan penyakit menular seksual bisa dilakukan dengan cara-cara berikut :
1. Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual untuk itu mereka harus mengerti akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual.
2. Memberitahu bagaimana cara-cara dalam pencegahan penyakit menular seksual.
3. Memberitahukan akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual.
4. Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia.
5. Memberikan kesadaran apa akibat bila berganti-ganti pasangan.
6. Memberikan kesadaran apa akibat bila tidak bisa menjaga kebersihan organ intim.

Emi Widiyastuti mengatakan...

1. Cara mencegah PSM
- Setia terhadap pasangan kita
- menjaga kebersihan organ intim
- tidak melakukan hubungan sek yang tidak sehat
-melakukan cek kesehatan terhadap organ intim/organ reproduksi
2.Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual untuk itu mereka harus mengerti akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual.
2. Memberitahu bagaimana cara-cara dalam pencegahan penyakit menular seksual.
3. Memberitahukan akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia.

Ricko Hendrawan mengatakan...

Mencegah PMS :
1. Melakukan hub sex hanya dengan pasangan yang sah (Setia pada pasangan sah / tidak berganti-ganti pasangan)
2. No free Sex
3. Selalu menjaga Kebersihan dan kesehatan organ intim (Kontrol rutin)

Membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan tentang apa itu PMS
2. Memberi penyuluhan tentang jenis-jenis PMS
3.Memberi penyuluhan tenyang hal-hal yang dapat menyebabkan kita tertular dan terinfeksi PMS
4. Memberikan pengarahan tentang cara-cara pecegahan tertular/terinfeksi PMS
5. Penyuluhan tentang kesehatan organ intim
6.Penyuluhan mengenali gejala atau tanda-tanda terinfeksi PMS
7.Penyuluhan tentang penanggulangan apabila telah terinfeksi PMS

devy septina sari mengatakan...

cara mencegah pms
1.setia pada 1 pasangan
2.Tidak Melakukan Hubungan Seks bebas
3. Menjaga kesehatan organ intim

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual untuk itu mereka harus mengerti akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual.
2. Memberitahu bagaimana cara-cara dalam pencegahan penyakit menular seksual.
3. Memberitahukan akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia.

ani riantuti mengatakan...

cara mencegah PMS :
-melakukan seks secara sehat, tidak gonta ganti pasangan
-Tidak melakukan hubungan sex dengan orang yang terinfeksi khususnya sex anal.
-menjaga kesehatan organ reproduksi
Untuk membantu masyarakat agar dapat mengenal secara dini PMS maka masyarakat perlu diberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi, perilaku sex yang sehat ,sehingga apabila ditemukan kasus -kasus pms pada masyarakat dapat segera dilakukan penanganan.

heri yani mengatakan...

A. Beberapa rangkaian cara pencegahan Penyakit Menular Seksual
1. Tidak Melakukan Hubungan Seks Sebelum Menikah
Menghindari segala bentuk hubungan seks dengan orang lain sangat penting demi terjaganya kesucian kita. Dengan begitu diri kita akan tetap perjaka/perawan hingga menikah kelak. Pasangan sah kita pun akan sangat bahagia karena mendapatkan diri kita yang mampu menjaga kesucian diri sehingga bisa steril dari penyakit menular seksual yang sangat mudah ditularkan melalui pertukaran cairan kelamin lewat hubugan seks.
2. Hanya Melakukan Hubungan Seks dengan Pasangan yang Sah (Suami/Isteri)
Menjadi orang yang setia dengan pasangan adalah hal yang sangat penting. Jika kita tidak setia dan kemudian melakukan hubungan seks dengan orang lain, maka bisa saja kita telah tertular penyakit menular seksual atau penyakit kelamin. Lalu sangat mungkin dari penyakit menular kelamin yang kita idap kita tularkan kembali ke suami atau istri kita tercinta. Dan bukan hal yang tidak mungkin anak-anak serta anggota keluarga kita lainnya turut tertular penyakit yang kita idap.
3. Sebelum Menikah Sama-Sama Cek Kesehatan
Agar kita yakin hubungan suami isteri yang nantinya dilakukan tidak akan menyebabkan penularan penyakit menular seksual satu sama lain ada baiknya kedua belah pihak secara sadar bersama-sama melakukan cek kesehatan dari berbagai penyakit dan gangguan kesehatan.
4. Memilih Suami/Isteri yang Setia dengan Kita
Ini merupakan hal yang sangat penting yang menentukan keberhasilan kita dalam melindungi diri kita dan keluarga kita dari penyakit kelamin. Tanpa peran serta dari suami atau istri kita dalam pencegahan penyakit seksual maka apa yang kita lakukan pun bisa menjadi sia-sia dan akhirnya tertular penyakit kelamin yang menghasilkan penderitaan luar biasa baik secara lahir maupun batin.
5. lebih membentengi diri dengan iman dan ketakwaan.
6. Mengajak Orang Lain Untuk Melakukan Hal yang Sama
Jika orang-orang disekitar kita moralnya rusak sehingga terjadi pergaulan bebas alias seks bebas, maka tugas kita adalah menyadarkan mereka untuk meninggalkan hal tersebut atas kesadaran sendiri dan bukan karena paksaan dari pihak manapun. Jika di sekitar kita banyak orang yang terpapar penyakit menular seksual, maka bukan hal yang tidak mungkin menular kepada diri kita yang kurang peduli melalui cara-cara yang lain yang tidak kita duga. Maka dari itu kita harus peduli dengan apa yang terjadi di sekitar kita berada.


B. Untuk membantu masyarakt mengenali PMS yakni dengan cara memberikan penyulahan tentang apa itu PMS , bagaimana ciri - ciri darp PMS,bagaimana pencegahannya serta bahaya yang ditimbulkan.

Ronald Liujalu mengatakan...

Mencegah PMS :
1. melakukan seks hanya dengan pasangan yang sah
2. berperilaku sehat terutama yang berkaitan dengan organ intim
3. mengetahui tentang berbagai PMS, sehingga kita dapat menjaga dan menghindari nya.

Membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan tentang apa itu PMS
2. Memberi penyuluhan tentang jenis-jenis PMS
3.Memberi penyuluhan tenyang hal-hal yang dapat menyebabkan kita tertular dan terinfeksi PMS
4. Memberikan pengarahan tentang cara-cara pecegahan tertular/terinfeksi PMS
5. Penyuluhan tentang kesehatan organ intim
6.Penyuluhan mengenali gejala atau tanda-tanda terinfeksi PMS
7.Penyuluhan tentang penanggulangan apabila telah terinfeksi PMS

sri ayu mengatakan...

Mencegah PMS antara lain dapat dilakukan dengan :
1. Selalu menjaga kebersihan organ intim.
2. Tidak bergonta-ganti pasangan/ free seks
3. Bila sudah terlanjur sering memakai jasa PSK, maka gunakanlah kondom.

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan baik di puskesmas maupun pada saat kegiatan posyandu.
2. Menganjurkan kepada masyarakat, terutama wanita untuk memeriksakan diri ke tenaga kesehatan bila mereka mempunyai keluhan di seputar organ intim mereka.
3. Memberikan gambaran tentang pentingnya arti kesetiaan pada pasangan.

astuti djalal mengatakan...

Mencegah PMS:
-Setia pada pasangan hidup(suami)
-Menjaga kesehatan organ intim
-tidak melakukan hubungan sek dengan org lain yang bukan pasangan kita
-tidak berganti-ganti pasangan
-Memakai alat kontasepsi y benar
Mrncegah PMS:
-Memberikan penyuluhan kepada masyarakat akan pentingnya kesehatan

okta trisiasari mengatakan...

cara mencegah pms
1.tidak berganti pasangan
2.menjaga kesehatan organ intim
3.tidak melakukan hub diluar nikah
cara membantu masyrakat mengenali pms:1. Memberikan pengetahuan tentang pms penyakit yang berbahaya
2. Memberitahu bagaimana cara-cara dalam pencegahan penyakit menular seksual.
3. Memberitahukan akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual

mei riani mengatakan...

Beberapa cara yang bisa dilakukan dalam pencegahan penyakit menular seksual (pms) adalah:
-Bersikap setia dengan pasangan
-Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik)
-Menjaga kesehatan organ intim

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
-Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual
-Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia.
-Penyuluhan tentang kesehatan organ intim
-Penyuluhan mengenali gejala atau tanda-tanda terinfeksi PMS

evri nelita mengatakan...

Cara mencegah PMS
1.Tidak berganti pasangan
2.Tidak Melakukan Hubungan Seks Sebelum Menikah
3.Menghindari segala bentuk hubungan seks dengan orang lain sangat penting demi terjaganya kesucian kita.
4.Hanya Melakukan Hubungan Seks dengan Pasangan yang Sah (Suami/Isteri)
5.Menjadi orang yang setia dengan pasangan adalah hal yang sangat penting.
6.Sebelum Menikah Sama-Sama Cek Kesehatan
7.Memilih Suami/Isteri yang Setia dengan Kita
8.Mengajak Orang Lain Untuk Melakukan Hal yang Sama
9.Sebagai tenaga medish gunakan alat perlindungan diri setiap melakukan tindakan medis serta pastikan alat2 yg digunakan steril

Untuk membantu msyarakat dalam mengenali PMS:memberikan penyuluhan pada masyarakat ttg PMS bisa dengan menggunakan gambar2,meberikan informasi tentang bahaya seks bebas,memberikan pengertian kepada masyarakat akan pentingnya menjaga organ intim, menanamkan pola fikir bahwa setia terhadap pasangan adalah hal yang sangat penting untuk menghindari PMS, membekali masyarakat dengan ilmu keagamaan.

Diki Yuregi mengatakan...

1. Menurut saya untuk mencegah PMS adalah dengan tidak melakukan hubungan sex yang berganti-pasangan, menghindari pemakaian jarum suntik berlang, dan menjaga kebersihan organ intim

2. Menurut saya yang harus kita lakukan untuk membantu masyarakat mengenal PMS diantaranya adalah dengan memberikan penyuluhan tentang bahaya PMS, berikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan organ intim, berikan penyuluhan tentang tanda dan gejala dari PMS, serta penyuluhan tentang cara penanganan apabila terjadi PMS.

Eflina Skm mengatakan...

Mencegah PMS :
1. Bersikap setia dengan pasangan
2. Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik)
3. Menjaga kesehatan organ intim

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual untuk itu mereka harus mengerti akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual.
2. Memberitahu bagaimana cara-cara dalam pencegahan penyakit menular seksual.
3. Memberitahukan akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia.

Evan Sunarya mengatakan...

Mencegah PMS:
- menyibukkan diri dengan kegiatan positif
- menjaga kebersihan alat kelamin dan organ tubuh lain
- tidak melakukan seks bebas

Membantu masyarakat mengenali PMS:
- memberikan kesadaran apa akibat secara kesehatan dan moril bila berganti-ganti pasangan
- memberitahu bagaimana cara-cara pencegahan penyakit menular seksual
- mengadakan penyuluhan tentang penanggulangan apabila telah terinfeksi PMS

Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
wisnu gigi mengatakan...

1. Tidak Melakukan Hubungan Seks Sebelum Menikah

Menghindari segala bentuk hubungan seks dengan orang lain sangat penting demi terjaganya kesucian kita.

2. Hanya Melakukan Hubungan Seks dengan Pasangan yang Sah (Suami/Isteri)

Menjadi orang yang setia dengan pasangan adalah hal yang sangat penting. Jika kita tidak setia dan kemudian melakukan hubungan seks dengan orang lain, maka bisa saja kita telah tertular penyakit menular seksual atau penyakit kelamin.

3. Sebelum Menikah Sama-Sama Cek Kesehatan

Agar kita yakin hubungan suami isteri yang nantinya dilakukan tidak akan menyebabkan penularan penyakit menular seksual satu sama lain ada baiknya kedua belah pihak secara sadar bersama-sama melakukan cek kesehatan dari berbagai penyakit dan gangguan kesehatan.

4. Memilih Suami/Isteri yang Setia dengan Kita

Ini merupakan hal yang sangat penting yang menentukan keberhasilan kita dalam melindungi diri kita dan keluarga kita dari penyakit kelamin.

5. Mengajak Orang Lain Untuk Melakukan Hal yang Sama

Jika orang-orang disekitar kita moralnya rusak sehingga terjadi pergaulan bebas alias seks bebas, maka tugas kita adalah menyadarkan mereka untuk meninggalkan hal tersebut atas kesadaran sendiri dan bukan karena paksaan dari pihak manapun.

Luchyanna Rajagukguk mengatakan...

*cara mencegah pms
1.setia pada 1 pasangan
2.memakai kondom jika berhub lebih dari 1 psangan
3.Tidak Melakukan Hubungan Seks Sebelum Menikah
4.Sebelum Menikah Sama-Sama Cek Kesehatan

* Membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan tentang apa itu PMS
2. Memberi penyuluhan tentang jenis-jenis PMS
3.Memberi penyuluhan tenyang hal-hal yang dapat menyebabkan kita tertular dan terinfeksi PMS
4. Memberikan pengarahan tentang cara-cara pecegahan tertular/terinfeksi PMS
5. Penyuluhan tentang kesehatan organ intim
6.Penyuluhan mengenali gejala atau tanda-tanda terinfeksi PMS
7.Penyuluhan tentang penanggulangan apabila telah terinfeksi PMS

wisnu gigi mengatakan...

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual untuk itu mereka harus mengerti akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual.
2. Memberitahu bagaimana cara-cara dalam pencegahan penyakit menular seksual.
3. Memberitahukan akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia.

Anonim mengatakan...

cara mencegah PMS:
1.setia pada 1 pasangan
2.Tidak Melakukan Hubungan Seks bebas
3.Menjaga kesehatan organ intim
4.Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik)

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
1.Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual
2.Penyuluhan tentang kesehatan organ intim
3.Penyuluhan mengenali gejala atau tanda-tanda terinfeksi

rudi irawanskm mengatakan...

cara Mencegah PMS tidak berganti" pasangan,menjaga kebersihan vitalitas khusus nya pada wanita ketika mentruasi, Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik) Menjaga kesehatan organ intim dan yg terakhir jangan jajan sembarangan khusus nya pada pria.


Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual untuk itu mereka harus mengerti akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual.
2. Memberitahu bagaimana cara-cara dalam pencegahan penyakit menular seksual.
3. Memberitahukan akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia.
5. Memberikan kesadaran apa akibat bila berganti-ganti pasangan.
6. Memberikan kesadaran apa akibat bila tidak bisa menjaga kebersihan organ intim.

Y Oktensis mengatakan...

cara yang bisa dilakukan dalam pencegahan penyakit menular seksual (pms)diantaranya:
-Bersikap setia dengan pasangan
-Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik)
-Menjaga kesehatan organ intim

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
-Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual
-Memberitahu bagaimana cara-cara pencegahan penyakit menular seksual.
-Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia pada pasangan dan tidak berganti-ganti pasangan

Diantika Permata Sari mengatakan...

Cara Mencegah PMS
1.Hanya Melakukan Hubungan Seks dengan Pasangan yang Sah (Suami/Isteri)
Menjadi orang yang setia dengan pasangan adalah hal yang sangat penting. Jika kita tidak setia dan kemudian melakukan hubungan seks dengan orang lain, maka bisa saja kita telah tertular penyakit menular seksual atau penyakit kelamin. Lalu sangat mungkin dari penyakit menular kelamin yang kita idap kita tularkan kembali ke suami atau istri kita tercinta. Dan bukan hal yang tidak mungkin anak-anak serta anggota keluarga kita lainnya turut tertular penyakit yang kita idap.
2.Sebelum Menikah Sama-Sama Cek Kesehatan
Agar kita yakin hubungan suami isteri yang nantinya dilakukan tidak akan menyebabkan penularan penyakit menular seksual satu sama lain ada baiknya kedua belah pihak secara sadar bersama-sama melakukan cek kesehatan dari berbagai penyakit dan gangguan kesehatan.
3.Memilih Suami/Isteri yang Setia dengan Kita
Ini merupakan hal yang sangat penting yang menentukan keberhasilan kita dalam melindungi diri kita dan keluarga kita dari penyakit kelamin. Tanpa peran serta dari suami atau istri kita dalam pencegahan penyakit seksual maka apa yang kita lakukan pun bisa menjadi sia-sia dan akhirnya tertular penyakit kelamin yang menghasilkan penderitaan luar biasa baik secara lahir maupun batin.
4.Tidak Melakukan Hubungan Seks Sebelum Menikah
Menghindari segala bentuk hubungan seks dengan orang lain sangat penting demi terjaganya kesucian kita. Dengan begitu diri kita akan tetap perjaka/perawan hingga menikah kelak.
5. Mengajak Orang Lain Untuk Melakukan Hal yang Sama
Jika orang-orang disekitar kita moralnya rusak sehingga terjadi pergaulan bebas alias seks bebas, maka tugas kita adalah menyadarkan mereka untuk meninggalkan hal tersebut atas kesadaran sendiri dan bukan karena paksaan dari pihak manapun. Jika di sekitar kita banyak orang yang terpapar penyakit menular seksual, maka bukan hal yang tidak mungkin menular kepada diri kita yang kurang peduli melalui cara-cara yang lain yang tidak kita duga. Maka dari itu kita harus peduli dengan apa yang terjadi di sekitar kita berada.

Membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyakit menular seksual
2. Memberikan penyuluhan akan bahaya penyakit menular seksual
3. Memberikan penyuluhan tentang cara pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan penyuluhan mengenai tanda-tanda terinfeksi penyakit menular seksual
5. Memberikan penyuluhan tentang jenis-jenis penyakit menular seksual

ria putri mengatakan...

Cara untuk mencegah PMS:dimulai dri diri sndri dengan berskap setia pada pasangan,menjga kebersihan organ intim, menggunakan jarum suntik steril,melakukan pengecekan kesehatan organ reproduksi baru mengajak orang lain untuk melakukan hal yang sama

Cara membantu masyarakat mengenali PMS: memberikan informasi ttg pengertian dan jenis2 PMS menggunakan media yg mudah dipahami,memberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi.

Yuniati Hariyadi mengatakan...

Mencegah PMS antara lain dapat dilakukan dengan :
1. Selalu menjaga kebersihan organ intim.
2. Tidak bergonta-ganti pasangan/ free seks
3. Bila sudah terlanjur sering memakai jasa PSK, maka gunakanlah kondom.

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan baik di puskesmas maupun pada saat kegiatan posyandu.
2. Menganjurkan kepada masyarakat, terutama wanita untuk memeriksakan diri ke tenaga kesehatan bila mereka mempunyai keluhan di seputar organ intim mereka.
3. Memberikan gambaran tentang pentingnya arti kesetiaan pada pasangan.

voni triana mengatakan...

Mencegah PMS dengan cara :
a. Melakukan hub sex hanya dengan pasangan yang sah (Setia pada pasangan sah / tidak berganti-ganti pasangan)
b. No free Sex
c. Selalu menjaga Kebersihan dan kesehatan organ intim (Kontrol rutin)

Membantu masyarakat mengenali PMS :
a. Memberikan penyuluhan tentang apa itu PMS
b. Memberi penyuluhan tentang jenis-jenis PMS
c.Memberi penyuluhan tenyang hal-hal yang dapat menyebabkan kita tertular dan terinfeksi PMS
d. Memberikan pengarahan tentang cara-cara pecegahan tertular/terinfeksi PMS
e. Penyuluhan tentang kesehatan organ intim
f.Penyuluhan mengenali gejala atau tanda-tanda terinfeksi PMS
g.Penyuluhan tentang penanggulangan apabila telah terinfeksi PMS

Restika Putri mengatakan...

mencegah PMS dengan cara tetap setia dengan pasangan, jangan gonta ganti pasangan, menjaga kebersihan organ genetalia.

untuk membantu masyarkat mengenali PMS yaitu, memberikan tentang PMS dan cara-cara pencegahannya. serta menanamkan sikap sadar akan kesehatan.

ellen pratiwi mengatakan...

Hal yang bisa di lakukan untuk mencegah PMS :
1. Setia kepada pasangan/ tidak melakukan free sex dengan gonta ganti pasangan.
2. Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik)
3. Menjaga kesehatan organ intim

hal yang bisa dilakukan untuk membantu masyarakat memahami tentang PMS melalui penyuluhan kepada masyarakat tentang :
1. bahayanya penyakit menular seksual untuk itu mereka harus mengerti akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual..
2. Memberitahu bagaimana cara-cara dalam pencegahan penyakit menular seksual.
3. Memberitahukan akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia.
5. Memberikan kesadaran apa akibat bila berganti-ganti pasangan.
6. Memberikan kesadaran apa akibat bila tidak bisa menjaga kebersihan organ intim.



Yeni Ekafirdaus mengatakan...

Pencegahan PMS:
1. Tidak bergonta ganti pasangan (setia terhadap pasangan)
2. Menjaga kebersihan hati, dan diri (termasuk organ genetalia)
3. Vaksinasi untuk wanita (eks.Vaksin anti ca cervik)
4. Rutin mengecek kesehatan reproduksi ke pelayanan kesehatan

Untuk membantu masyarakat mengenali PMS:
dengan cara Sosialisasi/penyuluhan mengenai tanda gejala, penyebab dan akibat dari PMS terhadap kesehatan.

Ferlinia Fitri mengatakan...

Mencegah PMS, antara lain:
a. Bersikap setia dengan pasangan
b. Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik)
c. Menjaga kesehatan organ intim

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS, antara lain :
a. Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual untuk itu mereka harus mengerti akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual.
b. Memberitahu bagaimana cara-cara dalam pencegahan penyakit menular seksual.
c. Memberitahukan akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual
d. Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia.
e. Memberikan kesadaran apa akibat bila berganti-ganti pasangan.
f. Memberikan kesadaran apa akibat bila tidak bisa menjaga kebersihan organ intim.

damay anti mengatakan...

1.setia pada 1 pasangan
2.Tidak Melakukan Hubungan Seks bebas
3.Menjaga kesehatan organ intim
4.Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik)

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
1.Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual
2.Penyuluhan tentang kesehatan organ intim
3.Penyuluhan mengenali gejala atau tanda-tanda terinfeksi

Aninda Wahyuni mengatakan...

1. Menurut saya cara mencegah PMS yaitu :
a. bersikap setia pada pasangan
b. Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik)
c. Menjaga kesehatan organ intim

2. Cara yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS yaitu dengan : Membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyakit menular seksual dan bahayanya agar masyarakat tahu betapa pentingnya melakukan pencegahan terlebih dahulu.
2. Memberikan penyuluhan tentang jenis-jenis penyakit menular seksual
3. Memberikan penyuluhan tentang cara pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan penyuluhan mengenai tanda-tanda terinfeksi penyakit menular seksual

HANDAYANI mengatakan...

1. Pencegahan PMS dapat dilakukan dengan cara :
1. Bagi yang belum menikah, cara yang paling ampuh adalah tidak melakukan hubungan seksual serta hindarilah hubungan seks yang berisiko.
2. Setia pada pasangan bagi yang sudah menikah
3. Selalu menggunakan kondom untuk mencegah penularan PMS
4. jangan menggunakan jarum suntik yang tidak steril.
5. Selalu menjaga kebersihan dan kesehatan alat kelamin.
2. Karena bentuk dan letak alat kelamin laki-laki berada di luar tubuh, gejala PMS lebih mudah dikenali, dilihat dan dirasakan. Tanda-tanda PMS pada laki-laki antara lain:
berupa bintil-bintil berisi cairan
1. lecet atau borok pada penis/alat kelamin
2. luka tidak sakit
3. keras dan berwarna merah pada alat kelamin
4. adanya kutil atau tumbuh daging seperti jengger ayam,
5. rasa gatal yang hebat sepanjang alat kelamin
6. rasa sakit yang hebat pada saat kencing
7. kencing nanah atau darah yang berbau busuk
8. bengkak panas dan nyeri pada pangkal paha yang kemudian berubah menjadi borok
Pada perempuan sebagian besar tanpa gejala sehingga sering kali tidak disadari. Jika ada gejala, biasanya berupa antara lain:
1. rasa sakit atau nyeri pada saat kencing atau berhubungan seksual
2. rasa nyeri pada perut bagian bawah
3. pengeluaran lendir pada vagina/alat kelamin,
4. keputihan berwarna putih susu, bergumpal dan disertai rasa gatal dan kemerahan pada alat kelamin atau sekitarnya
5. keputihan yang berbusa, kehijauan, berbau busuk, dan gatal
6. timbul bercak-bercak darah setelah berhubungan seksual,
7. bintil-bintil berisi cairan,
8. lecet atau borok pada alat kelamin.

Lisa Lismaya mengatakan...

Cara pencegahan PMS
dengan setia pada satu pasangan,tidak melakukan hubungan sex bebas,menjaga kesehatan organ intim.

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS yaitu dengan membefikan penyuluhan akan bahaya penyakit PMS mulai dari tanda dan gejala serta akibat dari penyakit tersebut.

arwanti kesmas mengatakan...

Cara yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS yaitu dengan :
1. Tidak Melakukan Hubungan Seks bebas(setia terhadap pasangan)
2. Menjaga kebersihan hati, dan diri (termasuk organ genetalia)
3. Vaksinasi untuk wanita (eks.Vaksin anti ca cervik)
4. Rutin mengecek kesehatan reproduksi ke pelayanan kesehatan
5.Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik)

Membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyakit menular seksual
2. Memberikan penyuluhan akan bahaya penyakit menular seksual
3. Memberikan penyuluhan tentang cara pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan penyuluhan mengenai tanda-tanda terinfeksi penyakit menular seksual
5. Memberikan penyuluhan tentang jenis-jenis penyakit menular seksual

nina sopiana mengatakan...

1. Cara mencegah PMS :
-no free sex
-menjaga kebersihan vulva hygiene
-setia pd pasangan

2.Cara yg dilakukan yaitu
Membantu masyarakat mengenali PMS :
Memberikan penyuluhan tentang apa itu PMS,jenis-jenis PMS,hal-hal yang dapat menyebabkan kita tertular dan terinfeksi PMS, cara-cara pecegahan tertular/terinfeksi PMS.

Mahfudin Romadhon mengatakan...

cara mencegah pms
1.setia pada 1 pasangan
2.memakai kondom jika berhub lebih dari 1 psangan
3.Tidak Melakukan Hubungan Seks Sebelum Menikah
4.Sebelum Menikah Sama-Sama Cek Kesehatan

untuk membantu masyarakat mengenali PMS
1.sarankan setia pada suami/istrinya (setia pada 1 pasangan)
2.sarankan bila melakukan hub sek bergonta ganti pasangan menggunakan kondom
3.sarankan untuk selalu menjaga organ intim

Ega Oktawari mengatakan...

Mencegah PMS :
1. Bersikap setia dengan pasangan
2. Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik)
3. Menjaga kesehatan organ intim

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual untuk itu mereka harus mengerti akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual.
2. Memberitahu bagaimana cara-cara dalam pencegahan penyakit menular seksual.
3. Memberitahukan akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia.
5. Memberikan kesadaran apa akibat bila berganti-ganti pasangan.
6. Memberikan kesadaran apa akibat bila tidak bisa menjaga kebersihan organ intim.

indah oktaviani mengatakan...

Cara yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS yaitu dengan :
1. Tidak Melakukan Hubungan Seks bebas(setia terhadap pasangan)
2. Menjaga kebersihan hati, dan diri (termasuk organ genetalia)
3. Vaksinasi untuk wanita (eks.Vaksin anti ca cervik)
4. Rutin mengecek kesehatan reproduksi ke pelayanan kesehatan
5.Memastikan jarum suntik yang kita pakai steril (ketika kita butuh untuk disuntik)

Membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyakit menular seksual
2. Memberikan penyuluhan akan bahaya penyakit menular seksual
3. Memberikan penyuluhan tentang cara pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan penyuluhan mengenai tanda-tanda terinfeksi penyakit menular seksual
5. Memberikan penyuluhan tentang jenis-jenis penyakit menular seksual

Okta Delvianita mengatakan...

Mencegah PMS :
1. Tidak melakukan hubungan seks bebas.
2. Menjaga kebersihan organ intim
3. Selalu ingat Dosa.

Yg harus dilakukan agar masyarakat mengenali PMS .:
Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang Penyakit Menular Seksual sehingga masyarakat memahami betul tentang bahaya dari PMS dan masyarakat mengerti bagaimana cara pencegahannya .

alwin iman mengatakan...

Mencegah PMS :
1. Melakukan hub sex hanya dengan pasangan yang sah (Setia pada pasangan sah / tidak berganti-ganti pasangan)
2. No free Sex
3. Selalu menjaga Kebersihan dan kesehatan organ intim (Kontrol rutin)

Membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan tentang apa itu PMS
2. Memberi penyuluhan tentang jenis-jenis PMS
3.Memberi penyuluhan tenyang hal-hal yang dapat menyebabkan kita tertular dan terinfeksi PMS
4. Memberikan pengarahan tentang cara-cara pecegahan tertular/terinfeksi PMS
5. Penyuluhan tentang kesehatan organ intim
6.Penyuluhan mengenali gejala atau tanda-tanda terinfeksi PMS
7.Penyuluhan tentang penanggulangan apabila telah terinfeksi PMS

NENI ASTUTI mengatakan...

Yang harus dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali PMS :
1. Memberikan penyuluhan akan bahayanya penyakit menular seksual untuk itu mereka harus mengerti akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual.
2. Memberitahu bagaimana cara-cara dalam pencegahan penyakit menular seksual.
3. Memberitahukan akan arti pentingnya pencegahan penyakit menular seksual
4. Memberikan kesadaran akan arti pentingnya sikap setia.
5. Memberikan kesadaran apa akibat bila berganti-ganti pasangan.
6. Memberikan kesadaran apa akibat bila tidak bisa menjaga kebersihan organ intim.
Cara mencegah pms
1.setia pada 1 pasangan
2.memakai kondom jika berhub lebih dari 1 psangan
3.Tidak Melakukan Hubungan Seks Sebelum Menikah
4.Sebelum Menikah Sama-Sama Cek Kesehatan

evi yulia mengatakan...

Cara mencegah PMS
1.Tidak berganti pasangan
2.Tidak Melakukan Hubungan Seks Sebelum Menikah
3.Menghindari segala bentuk hubungan seks dengan orang lain sangat penting demi terjaganya kesucian kita.
4.Hanya Melakukan Hubungan Seks dengan Pasangan yang Sah (Suami/Isteri)
5.Menjadi orang yang setia dengan pasangan adalah hal yang sangat penting.
6.Sebelum Menikah Sama-Sama Cek Kesehatan
7.Memilih Suami/Isteri yang Setia dengan Kita
8.Mengajak Orang Lain Untuk Melakukan Hal yang Sama
9.Sebagai tenaga medish gunakan alat perlindungan diri setiap melakukan tindakan medis serta pastikan alat2 yg digunakan steril

Untuk membantu msyarakat dalam mengenali PMS:memberikan penyuluhan pada masyarakat ttg PMS bisa dengan menggunakan gambar2,meberikan informasi tentang bahaya seks bebas,memberikan pengertian kepada masyarakat akan pentingnya menjaga organ intim, menanamkan pola fikir bahwa setia terhadap pasangan adalah hal yang sangat penting untuk menghindari PMS, membekali masyarakat dengan ilmu keagamaan.

Meidariani Ria mengatakan...

1. Pencegahan pms@ tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah, berhubungan seks hanya dgn pasangan yg sah, setia kpd pasangan dan menghadidkan suasana harmonis dalam keluarga agarbtercipta klg yg damai agar pasangan tidak mencari pasangan yg lain

2. Yg dilakukan kpd masyarakat utk mengenali penyakit pms adalah @ memberikan penyuluhan kpdnmasyarakat melalui gambar2 ttg penyakit menular akibat seks bebas yg mengakibatkan pada kematian . Agar para masyarat bagin yg sudah mempunyai pasangan agar ttp setia kpd pasangan